Jumat, 27 Juni 2014

Ngaji bareng K.H. Abdul Syakur



Benar adanya jika kesombongan itu tiada batasnya,   sombong karena memiliki wajah tampan atau cantik, sombong karena kaya dan berharta, sombong karena kedudukan atau pangkatnya lebih tinggi, sombong karena kita lebih baik dari yang lain dan sebagainya. Hal inilah yang diceritakan Bp K.H Abdul Syakur dari Indramayu pada malam rabu 24 Juni 2014 di acara Imtihan  MIS. Mi`barul Hidayah Rembes Tegalgubug beliau  bercerita tentang kesombongan iblis, Sebagai pembelajaran dan renungan, janganlah kita umat Nabi Muhammad SAW memiliki sifat sombong seperti Iblis. Beliaupun menunjukan sebuah hadist
"Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat biji Atom dari kesombongan."
(HR.Muslim).

Dan hadirin dibuat merinding  dan cemas karna tanpa disadari atau tidak kita semua pernah berbuat sombong.
sesekali beliau mampu membuat hadirin tertawa ketika beliau mencontohkan rasa sombong dengan logat bahasa dermayonnya, kemudian ia melanjutkan ceritanya bahwa Kesombongan Iblis bukan hanya menunjukkan kecongkakannya, akan tetapi juga menunjukkan kepada kita bahwa sombong itu tiada batasnya.
Iblis telah benar-benar sombong karena menolak kebenaran yaitu menolak perintah Allah dan meremehkan Nabi Adam as.

Benarlah peringatan Allah SWT melalui Rasul-Nya.
Rasulullah SAW bersabda,
Allah SWT berfirman:
'Kesombongan adalah pakaikan-Ku, sedangkan kebesaran adalah selendang-Ku, maka siapa saja yang mencabut salah satu dari dua hal itu, maka ia akan Aku lemparkan ke neraka.'
(HR. Ibnu Majah).
Lalu bagaimana dengan kita, apakah kita masih memelihara sifat sombong? , menurut cerita beliau makhluk Allah yang sudah berada di Syurga saja bisa  di keluarkan dari syurga gara-gara kesombongannya. Apalagi  kita yg sama sekali belum pernah merasakan syurga, tegasnya sambil menatap hadirin yang kebetulan barisan yang duduk paling depan adalah para ustad, Kyai dan guru-guru MIS. Mi`barul Hidayah Rembes.