Contoh berkas pengambilan BSM Kolektif
• SURAT PERNYATAAN PENERIMA
• SURAT PERNYATAAN BENDAHARA
• SURAT KUASA KE BENDAHARA
• SURAT KUASA KE BANK
• LAMPIRAN DATA PENERIMA
MIS. MI`BARUL HIDAYAH
Selasa, 10 Maret 2015
Jumat, 27 Juni 2014
Sambutan Ketua Yayasan
Pemerintah Kota
Surabaya akhirnya menutup Lokalisasi Dolly, (18/6). Meski puluhan orang
berpakaian preman berupaya menghalangi kebijakan itu, Wali Kota Surabaya Tri
Rismaharini tidak takut. Ia bahkan telah berpamitan kepada keluarga dan meminta
mereka ikhlas jika dirinya tewas dalam upaya penutupan kawasan pelacuran
terbesar di Asia Tenggara tersebut.
"Saya pamit pada keluarga untuk tutup Gang Dolly hari ini. Kalau saya mati, ikhlaskan", kata Risma seperti dikutip Vivanews. [IK/bersamadakwah]
"Saya pamit pada keluarga untuk tutup Gang Dolly hari ini. Kalau saya mati, ikhlaskan", kata Risma seperti dikutip Vivanews. [IK/bersamadakwah]
Hal
ini juga yang disampaikan bapak Drs.Nur Asyik selaku ketua yayasan Mi`barul
Hidayah Tegalgubug dalam sambutannya pada acara Ahirussanah/Imtihan MI/MDA/TPQ
Mi`barul Hidayah pada hari selasa 24 Juni 2014 kemaren. Beliau bercerita
tentang perjuangan dan kegigihan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk
menutup lokalisasi terbesar se Asia tenggara itu. Di saat orang-orang lagi rame
berikrar dan mendukung Capres Cawapres, disaat para Kiai, para Ustad, para
tokoh agama, tokoh Masyarakat dengan lantang mengucapkan dukungannya pada
Capres dan Cawapres, tapi apakah serame itu dukungan untuk Tri Rismaharini ? sambil menatap hadirin yang
kebetulan disampin para guru dan Kiai, ibu-ibu dan pelajarpun ikut hadir pada acara
tersebut. Kemudian beliau melanjutkan ceritanya bahwa salah satu Alasan ibu Risma bersih keras menutup
lokalisasi itu, menyangkut masalah pendidikan moral anak-anak hingga usia
remaja yang berada di sekitar lokalisasi. Mau tidak mau, geliat prostitusi akan
berdampak pada psikologis anak-anak di sekitar lokalisasi. Dalam setiap
kesempatan menyangkut masalah penutupan lokalisasi, Risma selalu mengungkapkan,
dia pernah menemui PSK yang sudah berumur 60th, tapi yang menjadi langganannya adalah
anak-anak sekolah bahkan anak SD. Miris jika mendengar cerita ini, berkaitan
dengan cerita ini beliau juga merasa prihatin karena makin berkurangnya minat
orang tua untuk menyekolahkan anaknya pada lembaga pendidikan yang berbasis
pesantren ahir-ahir ini termasuk MI (Madrasah Ibtidaiyah) . dalam kesempatan
itu beliau menghimbau agar orang tua untuk memasukan anaknya ke Lembaga Pendidikan
yang berbasis pesantren agar anak didik punya bekal ilmu agama yang cukup dan tidak mudah
terjerumus kedalam per Gaulan yang tidak benar.
Ngaji bareng K.H. Abdul Syakur
Benar adanya jika kesombongan itu tiada batasnya, sombong karena memiliki wajah tampan atau
cantik, sombong karena kaya dan berharta, sombong karena kedudukan atau
pangkatnya lebih tinggi, sombong karena kita lebih baik dari yang lain dan
sebagainya. Hal inilah yang diceritakan Bp K.H Abdul Syakur dari Indramayu pada
malam rabu 24 Juni 2014 di acara Imtihan
MIS. Mi`barul Hidayah Rembes Tegalgubug beliau bercerita tentang kesombongan iblis, Sebagai
pembelajaran dan renungan, janganlah kita umat Nabi Muhammad SAW memiliki sifat
sombong seperti Iblis. Beliaupun menunjukan sebuah hadist
"Tidak masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat seberat
biji Atom dari kesombongan."
(HR.Muslim).
(HR.Muslim).
Dan hadirin dibuat merinding
dan cemas karna tanpa disadari atau tidak kita semua pernah berbuat
sombong.
sesekali beliau mampu membuat hadirin tertawa ketika beliau
mencontohkan rasa sombong dengan logat bahasa dermayonnya, kemudian ia
melanjutkan ceritanya bahwa Kesombongan Iblis bukan hanya menunjukkan
kecongkakannya, akan tetapi juga menunjukkan kepada kita bahwa sombong itu
tiada batasnya.
Iblis telah benar-benar sombong karena menolak kebenaran yaitu menolak perintah Allah dan meremehkan Nabi Adam as.
Benarlah peringatan Allah SWT melalui Rasul-Nya.
Rasulullah SAW bersabda,
Allah SWT berfirman:
'Kesombongan adalah pakaikan-Ku, sedangkan kebesaran adalah selendang-Ku, maka siapa saja yang mencabut salah satu dari dua hal itu, maka ia akan Aku lemparkan ke neraka.'
(HR. Ibnu Majah).
Iblis telah benar-benar sombong karena menolak kebenaran yaitu menolak perintah Allah dan meremehkan Nabi Adam as.
Benarlah peringatan Allah SWT melalui Rasul-Nya.
Rasulullah SAW bersabda,
Allah SWT berfirman:
'Kesombongan adalah pakaikan-Ku, sedangkan kebesaran adalah selendang-Ku, maka siapa saja yang mencabut salah satu dari dua hal itu, maka ia akan Aku lemparkan ke neraka.'
(HR. Ibnu Majah).
Lalu bagaimana dengan kita,
apakah kita masih memelihara sifat sombong? , menurut cerita beliau makhluk
Allah yang sudah berada di Syurga saja bisa di keluarkan dari syurga gara-gara
kesombongannya. Apalagi kita yg sama
sekali belum pernah merasakan syurga, tegasnya sambil menatap hadirin yang
kebetulan barisan yang duduk paling depan adalah para ustad, Kyai dan guru-guru
MIS. Mi`barul Hidayah Rembes.
Langganan:
Komentar (Atom)